Setelah tak lagi jadi Ibu
Negara Prancis, Carla Bruni ternyata ta kehilangan pamor. Ia kembali menjadi
model sampul majalah Vogue Prancis untuk edisi Natal. Model berusia 45 tahun
ini masih saja mencuri perhatian di antara para model belia.
Dalam majalah edisi
Desember 2012/Januari 2013 itu, ia reuni dengan model terkenal pada eranya dan
seperti mengingat kembali masa-masa awal meniti karier. Yaitu, Yasmin Le Bon,
Helena Christensen dan Christy Turlington.
"Aku bertemu pada usia
20-an, ketika ia pertama kali menjadi model, jadi akan sangat seru membuat
edisi Natal dan mempertemukan Bruni dengan teman lamanya," kata
editor-in-chief Vogue Prancis, Emmanuelle Alt, dikutip dari Daily Mail.
Ini merupakan kali
ketiganya Bruni menjadi model sampul Vogue. Sebelumnya ia pernah tampil di
sampul Vogue pada edisi April 1995, November 2002 dan Agustus 2007. Sosoknya
memang penuh kontroversi.
Mulai dari awal hubungannya
dengan mantan presiden Prancis, Nicolas Sarkozy. Hingga baru-baru ini, ia
mengeluarkan pernyataan kalau dirinya percaya tempat wanita adalah di rumah,
mengurus anak-anak dan generasi selanjutnya dan tak perlu bersifat feminis.
"Aku sama sekali bukan
feminis yang aktif. Sebaliknya, aku borjuis. Aku mencintai kehidupan keluarga,
aku suka melakukan hal yang sama setiap hari," ujar Bruni.
Padahal, sebelum menikah
dengan Sarkozy 2008, model yang pernah berpose telanjang ini mengungkap kalau
kehidupan monogami sangat membosankan. Ia juga diketahui pernah menjalin
hubungan dengan sejumlah figur publik seperti Mick Jagger, Eric Clapton,
politisi dan pebisnis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar