Tranplantasi organ manusia di era modern tampaknya bukan hal yang
tabu lagi. Pemindahan organ manusia telah ada sejak tahun 1905. Ini adalah
tranplantasi kornea pertama yang berhasil diterapkan.
Sejak saat itu, tranplantasi di dunia bedah pun semakin berkembang.
Pemindahan anggota tubuh, wajah hingga organ reproduksi juga berhasil
dilakukan. Berikut ini adalah 4 transplatasi organ manusia yang paling menarik
di ulas,seperti yang dilansir My Healt News Daily:
Tranplantasi rahim
Pada 9 Angustus 2011, dokter asal Turki berhasil melakukan
tranplantasi rahim. Pemindahan rahim ini dilakukan pada seorang wanita yang
bernama Derya Sert. Wanita usia 21 tahun itu lahir tanpa rahim. Tranplantasi
rahim yang di ambil dari wanita meninggal ini pun berjalan sukses. Namun,
menurut para dokter, tranplantasi dapat dikatakan berhasil jika ada janin yang
berkembang dalam rahim. Sejak pemindahan rahim tersebut, Sert juga telah
mengalami mentruasi normak sejak usai operasi.
Tranplantasi ovarium
Dorothee Tilly, memberikan ovarium kanannya pada saudara
kembarnya. Operasi yang dilakukan Pusat Infertilitas St Louis itu berhasil
membuat Susanne Butscher memiliki seorang putri. Butscher, tidak dapat
memproduksi sel telur. Saat usia 15 tahun, ovarium di dalam reproduksinya telah
berhenti memproduksi sel telur. Ia mengalami menopause dini.
Transplantasi alat vital pria
Ahli bedah di Cina, berhasil melakukan tranplantasi penis pertama
di dunia. Meski berjalan sukses, namun operasi yang dilakukan 2006 itu
memberikan tekanan psikologis pada si penerima. Pria usia 44 tahun itu,
menerima transplantasi alat vital dari pria usia 22 tahun. Hal ini terjadi
akibat kecelakaan, kehilangan alat vital membuatnya tidak bisa buang air seni
dan berhubungan seksual. Saat 10 hari pemindahan organ, pria itu meminta tim
medis untuk mengangkatnya kembali. Ia mungkin dapat membuang air seni secara
normal, tapi kondisi alat vital yang bengkak membuat tekanan psikologis pada
sang istri dan dirinya.
Transplantasi ginjal
Ini adalah tranplantasi berantai yang pernah ada di dunia. 30
pasien menerima donor ginjal hidup. Peristiwa ini berawal dari Good Samaritan
Rick Ruzzamenti yang mencoba mendonorkan ginjalnya pada sang paman. Tipe darah
yang tidak cocok membuat sang paman harus menerima ginjal dari orang lain.
Ginjal yang tidak cocok, ia sumbangkan pada wanita lain dengan syarat penukaran
ginjal kembali. Sebagai gantinya, mantan pacar wanita tersebut rela mencarikan
donor ginjal untuk sang paman. Dari sinilah tercipta rangkaian transplantasi
ginjal. Pada bulan Februari lalu, 60 orang melakukan transplantasi ginjal, dan
semuanya berjalan dengan lancar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar